SDN 49 Rabangodu Selatan Gelar Aksi Religi: Guru dan Siswa Turun ke Jalan Bagikan Takjil
[KOTA BIMA] [12 MARET 2026] – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh keluarga besar SDN 49 Rabangodu Selatan. Pada sore yang penuh berkah ini, puluhan guru bersama para siswa berkumpul untuk membagikan paket takjil gratis kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas di sekitar area sekolah.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.30 WITA ini bertujuan untuk menanamkan nilai karakter kedermawanan dan kepedulian sosial kepada peserta didik sejak dini.
Hukum berbagi takjil di bulan Ramadhan adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan) dan bernilai sedekah yang paling utama. Orang yang memberi takjil mendapatkan pahala setara dengan orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun, berdasarkan hadis riwayat Tirmidzi.Berikut adalah poin-poin penting mengenai berbagi takjil di bulan Ramadhan:- Pahala Setara Orang Berpuasa: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang memberi makan orang berbuka, ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu.
- Sedekah Paling Utama: Memberi takjil, meskipun hanya kurma atau seteguk air, adalah sedekah yang sangat baik di bulan Ramadhan.
- Melipatgandakan Pahala: Amalan ini adalah kesempatan mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda karena dilakukan di bulan suci.
- Meningkatkan Kepedulian: Berbagi takjil memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan kepedulian sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan atau masih di jalan saat waktu berbuka.
- Penerima Takjil: Takjil dapat diberikan kepada siapa saja, termasuk fakir miskin maupun orang yang kebetulan lewat (musafir).
- Pahala Setara Orang Berpuasa: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang memberi makan orang berbuka, ia mendapat pahala seperti orang yang berpuasa itu.
- Sedekah Paling Utama: Memberi takjil, meskipun hanya kurma atau seteguk air, adalah sedekah yang sangat baik di bulan Ramadhan.
- Melipatgandakan Pahala: Amalan ini adalah kesempatan mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda karena dilakukan di bulan suci.
- Meningkatkan Kepedulian: Berbagi takjil memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan kepedulian sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan atau masih di jalan saat waktu berbuka.
- Penerima Takjil: Takjil dapat diberikan kepada siapa saja, termasuk fakir miskin maupun orang yang kebetulan lewat (musafir).
Momen Kebersamaan dan Edukasi Karakter, Kepala Sekolah SDN 49 Rabangodu Selatan menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi nyata bagi para siswa.
Belajar Empati: Siswa diajak merasakan kebahagiaan saat memberi kepada sesama.
Mempererat Silaturahmi: Kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menyiapkan paket takjil.
Syiar Ramadhan: Menghidupkan suasana religius di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
Antusiasme Masyarakat, Para pengguna jalan menyambut hangat aksi ini. Hanya dalam waktu singkat, ratusan paket takjil yang berisi kue tradisional dan minuman segar ludes dibagikan. Meski arus lalu lintas sempat ramai, kegiatan tetap berjalan tertib dengan pengawasan para guru.
"Senang sekali bisa ikut bagi-bagi takjil bareng bapak dan ibu guru. Rasanya seru bisa bantu orang yang mau berbuka puasa," ujar salah satu siswa kelas V dengan wajah ceria.
Aksi berbagi takjil ini ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa sederhana bagi para guru dan staf di lingkungan sekolah. Diharapkan, melalui kegiatan ini, SDN 49 Rabangodu Selatan terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.