SDN 49 RABANGODU SELATAN IKUT MEMERIAHKAN ACARA FESTIVAL PAWAI RIMPU KOTA BIMA
Pada kesempatan ini SDN 49 Rabangodu Selatan turut ikut
meramaikan dan memeriahkan dalam kegiatan Festival Pawai Rimpu Mantika yang di
laksanakan pada tanggal 24-26 April 2025 yang dihadiri oleh seluruh dewan guru SDN
49 Rabangodu Selatan. Titik kumpul festival ini adalah di lapangang Manggemaci
Kota Bima. Kegitan di mulai pada pukul 08:00 WITA.
Festival Pawai Rimpu Mantika di Kota Bima, yang masuk dalam
Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, adalah perayaan budaya tahunan yang
menampilkan ribuan peserta mengenakan rimpu (busana hijab khas Bima menggunakan
dua lembar sarung tenun tembe nggoli). Festival ini menekankan pelestarian
warisan leluhur dan memperkuat identitas budaya Dou Mbojo.
Pawai Rimpu Mantika 2025: Dilaksanakan di Kota Bima,
diramaikan oleh ribuan peserta, termasuk pelajar, komunitas, dan instansi,
dengan tema "The Jewel of Bima".
Adapun jenis rimpu yang digunakan adalah:
- Rimpu Cili: Khusus perempuan yang belum menikah/lajang, menutup seluruh wajah kecuali mata (mirip cadar).
- Rimpu Colo: Khusus perempuan yang sudah menikah, memperlihatkan wajah.
Tujuan dari menggunakan rimpu adalah untuk Melestarikan
budaya, meningkatkan ekonomi kreatif, dan mempromosikan pariwisata daerah.
Adapun Aturan/kriteria dalam penggunaan rimpu adalah Peserta
diwajibkan menggunakan kain tembe nggoli (sarung tenun khas Bima) sebagai
atasan (rimpu) dan bawahan (sanggentu), seringkali tanpa jarum pentul untuk
menjaga keaslian.
Budaya rimpu sendiri dikenal sejak masuknya Islam ke tanah
Bima dan digunakan oleh perempuan Bima sebagai penutup aurat.
Pawai ini biasanya menjadi ajang tahunan yang sangat dinantikan,
menampilkan kreativitas dalam mengenakan pakaian adat tradisional Bima.